Tuesday, 5 July 2016

Apa itu SNMPTN, SBMPTN,PMDK dan sejenisnya


Pada masa-masa akhir di SMA/SMK, tentunya kamu akan mendengar istilah SNMPTN, SBMPTN, PMDK dll jika ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Nah, kali ini saya akan memberikan penjelasan singkat menggunakan bahasa saya sendiri tentang singkatan-singkatan tersebut. Di akhir artikel juga ada beberapa tips untuk kamu yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, tentunya ya sesuai pengalaman saya sendiri.

#Apa itu SNMPTN? 
SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) merupakan jalur pertama yang harus kamu ikuti jika ingin masuk ke perguruan tinggi negeri. Seleksi yang dilakukan adalah berdasarkan nilai raport kamu mulai dari kelas 10 hingga kelas 12 semester pertama. Jika kamu merasa paling jago sejak kelas 10 dan raport kamu selalu sempurna, kamu harus ikuti jalur ini, karena peluang disini pasti sangat besar. Jika diterima melalui jalur ini, kamu akan mendapat beasiswa dari pemerintah dan tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkan biaya kuliah. Nama lain atau nama umum dari jalur ini adalah Jalur Undangan atau Jalur Prestasi Akademik. 


Langkah-langkah mengikuti jalur ini :

  • Sebelumnya kalian harus menghubungi Guru BK untuk mendapatkan panduan lebih lengkap.
  • Awalnya nanti pasti kalian akan diberi username dan password oleh guru BK untuk mengakses PDSS (Pangkalan Data Sekolah Siswa) dan merekap nilai raport disana (online). 
  • Setelah PDSS sudah beres, kalian hanya tinggal menunggu tanggal pendaftaran SNMPTN dibuka.
  • Jika sudah dibuka, kalian harus membuka website SNMPTN (http://www.snmptn.ac.id) dan mengisi seluruh data untuk melakukan pendaftaran termasuk pemilihan PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang akan dituju. (Gratis)
  • Setelah itu kalian hanya tinggal menunggu tanggal pengumuman.
#Apa itu PMDK?
PMDK merupakan jalur yang mirip SNMPTN namun hanya untuk masuk Politeknik Negeri saja. dan perbedaan lainnya adalah cara pendaftarannya. Jika kamu ingin mengikuti jalur PMDK, kamu harus mendatangi guru BK untuk mendapat panduan lengkap, karena pendaftaran PMDK lebih ribet daripada SNMPTN, seperti mengirim berkas-berkas melalui kantor pos dan sebagainya. Jadi saran saya kamu harus mengunjungi guru BK agar mendapat panduan yang lebih jelas dan lengkap.

#Lalu, apa itu SBMPTN?
SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) merupakan jalur kedua setelah SNMPTN dan PMDK. Jika kamu gagal dalam seleksi SNMPTN maupun PMDK, kamu harus mengikuti jalur ini jika memang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Seleksi yang dilakukan adalah berdasarkan hasil tes. Yang diujikan dalam Tes SBMPTN adalah Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kemampuan Dasar (SAINTEK/SOSHUM). Jangan anggap remeh tes SBMPTN ini, karena tiap tahun tingkat kesulitan tes dan jumlah soal makin meningkat. Jadi, kamu harus benar-benar belajar. Jika kamu berhasil dalam SBMPTN ini, biaya kuliah kamu juga pasti lebih ringan namun tidak gratis seperti jalur SNMPTN.


Langkah-langkah mengikuti jalur ini :

  • Buka website SBMPTN (http://www.sbmptn.ac.id)
  • Lalu kamu wajib mengikuti langkah-langkah di web tersebut.
  • Awalnya kamu harus transfer uang dahulu sebagai biaya pendfataran, sekitar Rp. 200.000,-
  • Setelah transfer, kamu nanti bisa mendapatkan akses login untuk mengisi data pendaftaran termasuk pemilihan PTN yang akan dituju dan pemilihan tempat tes.
  • Setelah semua selesai, kamu tinggal melakukan tes sesuai jadwal dan tempat yang telah ditentukan dan tinggal menunggu pengumuman.
#Loh, Bidik Misi itu apa?
Bidik Misi bukan jalur khusus masuk PTN, namun hanya sebuah kemudahan, diperuntukkan bagi orang-orang yang kondisi ekonominya kurang mampu. Jika kamu masuk dalam kategori ini, kamu bisa mengurus bidik misi ke guru BK dan kemudian kamu bisa daftar SNMPTN/SBMPTN dengan mencantumkan status "bidik misi" agar kamu dibebaskan dari segala biaya dan mendapat beasiswa tambahan jika lulus SNMPTN/SBMPTN.

Tips lolos SNMPTN/PMDK :
  • Sejak awal masuk sekolah SMA/SMK kamu harus belajar dengan sungguh-sungguh agar selalu mendapat nilai raport maksimal.
  • Jika nilai raport kamu sedang-sedang saja, maka pilihan PTN pada SNMPTN juga harus yang sedang-sedang saja, bukan PTN favorit seperti ITS, ITB dan sebagainya karena hasilnya nanti pasti tidak akan mungkin.
Tips lolos SBMPTN :
  • Khusus anak SMA pasti bisa mudah mengerjakan soal-soal SBMPTN karena soal-soalnya pasti sudah diajarkan pada masa sekolah. Tapi tetap jangan dianggap remeh, kamu harus benar-benar belajar dan mendalamai materi. Karena soal-soal SBMPTN itu rumit dan kamu harus mengerti dasar-dasarnya terlebih dahulu.
  • Khusus anak SMK ini merupakan sebuah masalah. Mengapa? anak SMK rata-rata fokus pada jurusan masing-masing dan kurang memperhatikan pelajaran yang lain, bahkan cepat sekali dilupakan. Kamu harus selalu menyimpan dan rajin membaca catatan pelajaran kamu sejak kelas 10 dan mempelajarinya, apalagi pelajaran kimia. Karena yang jadi bahan tes SBMPTN rata-rata pelajaran dasar kelas 10/11. Jika terlanjur lupa, kamu bisa mengikuti bimbingan belajar online maupun secara nyata di suatu bimbel yang ada di kota kamu. Jangan mengandalkan keberuntungan karena tes ini tidak sebercanda itu.
  • Jangan pilih PTN berkelas tinggi jika tidak yakin dengan kemampuan.
  • Jaga kesehatan apalagi kesehatan perut. Karena pada saat tes kamu dilarang keluar dari ruangan, jika keluar kamu akan didiskualifikasi. Nah kalo mules gimana? mangkanya kamu harus jaga kesehatan dan cari cara sendiri untuk hal itu.
Mungkin hanya ini saja yang saya ketahui, mohon maaf apabila masih kurang jelas. Kamu harus sering mengunjungi BK untuk mendapat informasi dan kejelasan. Jangan hanya diam, bergeraklah dan semoga kita sama-sama sukses.

A double-faced man, who looks happy in front of everyone, when all he likes is silence.

Kalau mau komen, komen aja gak usah sungkan-sungkan
EmoticonEmoticon